Indonesia memandang pengakuan UNESCO untuk Belitung, geopark Kaldera Toba

Indonesia akan mendorong geopark Belitung di provinsi Bangka Belitung dan geopark Kaldera Toba di Sumatera Utara untuk dilantik ke dalam Jaringan Geopark Global (GGN) UNESCO, kata seorang pejabat.

Agen judi slot online – Pemerintah sebelumnya mengusulkan agar dua geopark tersebut terdaftar dalam jaringan, tetapi akan dibahas lebih lanjut selama Simposium Jaringan Geoparks Asia Pasifik ke-6 mendatang, kata Anton Setyo Nugroho, seorang pejabat di Kementerian Koordinator Kelautan.

Simposium itu, yang akan mempertemukan setidaknya 612 ahli geologi dari 30 negara di Wilayah Asia-Pasifik, dijadwalkan akan diselenggarakan mulai 3 hingga 6 September di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Diskusi akhir [tentang proposal] akan berlangsung selama pertemuan dewan Geopark Global UNESCO di simposium,” kata Anton, Rabu.

Belitung, salah satu dari dua pulau utama yang terletak di lepas pantai timur Sumatra, terkenal dengan pantainya yang indah dan formasi batu granit Judi slot online berusia ribuan tahun, sementara geopark Toba Caldera, yang mencakup Danau Toba, terkenal dengan statusnya sebagai danau vulkanik terbesar di dunia.

GGN, yang didirikan pada tahun 2004, berfungsi untuk mempromosikan warisan geologis dunia dan mendorong pembangunan berkelanjutan taman. Ini memungkinkan anggota untuk bekerja bersama “dalam meningkatkan standar kualitas semua produk dan praktik-praktik Geopark Global UNESCO”.

Ada 147 situs di 41 negara yang terdaftar di Jaringan Geopark Global UNESCO, menurut situs web resmi organisasi tersebut

Empat dari 15 geopark nasional di Indonesia telah ditetapkan di bawah jaringan pada tahun 2018.

Batur Geopark di Bali adalah yang pertama diakui oleh UNESCO pada 2012, diikuti oleh Gunung Sewu Geopark, yang membentang di tiga provinsi Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur, pada 2015.

Dua lainnya geopark nasional, Ciletuh-Pelabuhan Ratu di Jawa Barat dan Rinjani di Pulau Lombok, ditunjuk dalam jaringan tahun lalu.

Anton optimis bahwa simposium yang akan datang akan meningkatkan pariwisata Lombok menyusul serangkaian gempa kuat yang melanda pulau itu tahun lalu.

Ridwansyah, asisten sekretaris daerah Nusa Tenggara Barat, mengatakan acara tersebut akan dimeriahkan dengan berbagai “agenda menarik” termasuk karnaval budaya dan kunjungan lapangan ke tujuan-tujuan populer di provinsi ini, termasuk salah satu permata Lombok Utara, Pulau Gili Trawangan. (vny)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *