Jawa Barat menyambut Grab skuter listrik, sepeda, mobil

Ketika orang-orang menjadi lebih terbuka terhadap moda transportasi alternatif, penyedia aplikasi naik-naik Grab telah menjalin kemitraan dengan pemerintah Jawa Barat untuk memperkenalkan fitur pada aplikasinya yang memungkinkan masyarakat untuk menyewa skuter listrik dan memesan naik mobil listrik.

Agen judi slot online – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pemerintah telah memilih untuk bekerja sama dengan Grab mengingat kesiapan perusahaan untuk kendaraan listrik.

“Kami akan menyelesaikan masalah untuk memberikan lebih banyak pilihan transportasi kepada masyarakat. Mereka tidak akan menjadi mobil atau motor biasa. Mereka yang ingin melakukan perjalanan singkat akan memiliki pilihan mobilitas listrik, ”kata Ridwan, Senin.

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa pemerintah, bekerja sama dengan Grab, akan menjalankan uji coba publik untuk skuter listrik di beberapa kota dan tujuan wisata di seluruh Jawa Barat. Kota-kota saat ini dalam pertimbangan untuk uji coba tersebut termasuk Bandung, Bogor, Cirebon dan Pangandaran, katanya.

“Kami ingin mengukur respons publik dengan melakukan uji coba ini,” tambah Ridwan.

Grab sebelumnya telah menjalankan uji coba judi slot online publik untuk skuter listriknya di beberapa daerah di Jakarta. Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengatakan, perusahaan akan menyediakan skuter listrik dalam jumlah yang bervariasi di daerah uji coba.

“Selain skuter, kami juga akan menyediakan sepeda listrik. Area percobaan tunggal dapat menyediakan 10 hingga 20 [skuter dan sepeda listrik], ”kata Ridzki.

Dia mengatakan kemitraan dengan pemerintah Jawa Barat juga akan memerlukan dukungan usaha kecil dan menengah (UKM) di wilayah tersebut. Hingga saat ini, Grab telah bekerja sama dengan setidaknya 5 juta UKM di seluruh negeri, tambahnya.

“Kami juga membahas layanan makanan seperti Grab Kitchen. Kami akan memungkinkan pedagang di Bandung untuk memperluas bisnis mereka ke daerah lain atau bahkan ke luar negeri – ke Kuala Lumpur, Malaysia dan Singapura, misalnya, ”kata Ridzki.

Ridwan meminta Grab untuk mendukung program-program pemerintahan yang sudah mapan, seperti Digital Village, One Village One Company dan One Pesantren (Pondok Pesantren) Satu Produk.

“Kami membutuhkan inovasi perusahaan dalam mobilitas. Sistem transportasi Grab akan memungkinkan penduduk desa untuk bergerak di sekitar barang-barang mereka dengan lebih mudah, ”katanya, seraya menambahkan bahwa ia berharap perusahaan juga melengkapi layanannya di wilayah ini dengan fitur pembayaran digital di mana-mana.

Ridzki melanjutkan dengan mengatakan bahwa Grab telah berkoordinasi dengan beberapa lembaga negara untuk menggelar program mobil listriknya.

“Kami siap meluncurkan (fitur), tetapi perlu uji coba terlebih dahulu,” katanya. “Kami saat ini fokus pada persiapan uji coba, sesuai dengan Keputusan Presiden tentang kendaraan listrik.”

Dia mengatakan fitur yang akan datang akan identik dengan opsi GrabCar saat ini, satu-satunya perbedaan adalah bahwa ia akan secara otomatis memanggil mobil listrik di sekitar pengguna.

“Mengisi ulang mobil listrik adalah pilihan yang lebih hemat [daripada mengisi bahan bakar]. Namun, kami perhatikan bahwa mobil listrik [lebih mahal dari mobil konvensional], “kata Ridzki. (rfa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *