Pihak berwenang berebut dialog dengan orang Papua setelah kerusuhan pecah

Papua setelah kerusuhan pecah banyak pihak berebut dialog. Para pemimpin dan otoritas daerah telah berjuang untuk meredakan ketegangan yang berasal dari penyalahgunaan rasial baru-baru ini terhadap siswa Papua, yang telah memicu protes luas di Papua dan Papua Barat.

Agen judi slot online – Setelah meminta maaf atas nama orang-orang di provinsinya – di mana insiden terburuk terjadi – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengadakan pertemuan dengan orang Papua yang tinggal di Surabaya di kediaman Kepala Kepolisian Jawa Timur Insp. Jenderal Luki Hermawan pada Senin malam.

Selama acara, Khofifah, bersama wakil gubernur Emil Dardak, bergabung dengan orang Papua yang berpartisipasi dalam pertemuan untuk menyanyikan lagu-lagu rakyat Papua, yaitu “Tanah Papua” (Tanah Papua) dan “Aku Papua”, saya kantor berita Antara. dilaporkan.

Dalam akun Instagram-nya, Khofifah memposting foto-foto pertemuannya dengan orang-orang Papua di sebuah pos di mana ia kembali menyampaikan permintaan maafnya kepada orang-orang Papua yang terluka oleh pernyataan rasial oleh “individu-individu” yang tinggal di provinsi itu, ketika ia memanggil orang-orang Indonesia untuk saling menghormati.

“Kami adalah saudara dan saudari yang berbagi negara Judi slot online dan tanah air yang sama. Jangan biarkan diri kita saling mengadu domba dan menjadi musuh, ”tulis Khofifah di akunnya @ khofifah.ip, Selasa.

Sementara itu, Walikota Malang Sutiaji mengundang siswa Papua yang tinggal di kota untuk makan siang pada hari Selasa, di mana ia juga memastikan keselamatan siswa dan menolak informasi yang beredar yang menyatakan akan ada penggerebekan dan siswa Papua akan dipaksa meninggalkan kota.

“Kita harus meluruskan ini: Tidak ada diskriminasi dalam kebijakan kami [terhadap orang Papua], karena semua orang adalah sama dan orang Papua […] adalah semua warga negara Indonesia,” katanya.

Protes besar meletus di ibu kota Papua, Jayapura, serta kota Manokwari dan Sorong di Papua Barat pada Senin pagi ketika orang-orang menyatakan kemarahan mereka atas pelecehan ras terhadap siswa Papua yang tinggal di asrama di Surabaya pada hari Minggu.

Para siswa Papua menjadi sasaran serangan fisik dan verbal oleh sejumlah personil keamanan dan anggota organisasi massa, yang meneriakkan kata-kata kutukan seperti “monyet” dan “babi” terhadap orang Papua setelah menuduh mereka menolak untuk merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia selama akhir pekan.

Para pemimpin daerah lainnya, termasuk Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, juga menanggapi situasi ini, dengan menyatakan bahwa mereka akan memastikan keamanan orang Papua, termasuk mahasiswa, di provinsi masing-masing.

Nurdin segera mengunjungi asrama siswa Papua di Jl. Lanto Daeng Pasewang di Makassar setelah laporan muncul bahwa sebuah kelompok tak dikenal telah menyerang gedung pada Senin malam, beberapa jam setelah protes pecah di Papua dan Papua Barat.

Serangan itu memecahkan beberapa jendela di lantai pertama asrama.

Setelah bertemu dengan mahasiswa Papua, Nurdin mengatakan ia menyesalkan insiden itu dan berjanji untuk membatalkan kerusakan, sementara personel keamanan akan bertugas mengamankan bangunan untuk mencegah insiden lebih lanjut.

Nurdin meminta maaf atas kejadian tersebut, yang memengaruhi siswa-siswa Papua di asrama. “Tolong, maafkan kami semua,” katanya.

Di ibukota, Polisi Cengkareng di Jakarta Barat juga bertemu dengan puluhan mahasiswa Papua yang belajar di Akademi Teknik Universitas PLN (STT) dan makan bersama di sebuah restoran di daerah itu pada hari Senin.

Dalam pertemuan itu, Kapolres Cengkareng Comr. H Khoiri mengingatkan personel keamanan dan kamtibmas (petugas keamanan residen) untuk bekerja sama dengan siswa dari Papua untuk menjaga perdamaian.

Dalam acara terpisah, Polisi Kramat Jati mengunjungi asrama mahasiswa Papua di Batuampar di Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Kami menyarankan siswa dari Papua di Kramat Jati untuk tidak terprovokasi oleh situasi terakhir,” Kepala Polisi Kramat Jati Comr. Nurdin A. Rahman berkata.

Protes di Sorong berlanjut pada hari Selasa, dengan demonstran dilaporkan memblokir sejumlah jalan dan menggelar unjuk rasa di depan kantor walikota Sorong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *